Rabu, Juli 8, 2026
Ad

Safria FC Juara Melawan Pegasus FC, Turnamen Gandrirojo Cup 1 2026 Resmi Ditutup

Rembang – Gelaran perdana Gandrirojo Cup 1 2026 resmi berakhir pada Minggu (5/7) dengan suasana meriah di Stadion Diponegoro, Gandrirojo, Kecamatan Sedan. Sejak pukul 13.00 WIB, ratusan penonton telah memadati tribun stadion untuk menyaksikan puncak acara yang dimeriahkan dengan atraksi drumband dari kancah lokal Gandrirojo.

Penutupan turnamen kali ini diwarnai dengan partai final yang mempertemukan dua tim terbaik, Safria FC melawan Pegasus FC. Dalam laga yang berlangsung sengit, tuan rumah Safria FC berhasil keluar sebagai juara setelah mencetak gol cepat yang mampu bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Skor akhir 1-0 mengantarkan Safria FC mengangkat trofi perdana Gandrirojo Cup.

Kepala Desa Gandrirojo, Abdul Mutolib, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas kesuksesan penyelenggaraan turnamen ini. Ia juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras serta antusiasme masyarakat yang turut meramaikan jalannya acara.

“Alhamdulillah, perjalanan turnamen Gandrirojo Cup yang pertama ini sungguh luar biasa dan istimewa. Ke depan, saya memiliki semangat untuk menghadirkan acara yang lebih baik lagi.

Insya Allah, saya berencana mengundang 16 tim terbaik dari seluruh Kabupaten Rembang untuk turut serta dalam edisi mendatang,” ujar Abdul Mutolib dengan penuh optimisme.

Rencana ambisius tersebut mendapat dukungan penuh dari Ketua Panitia, Suryadi Broto. Ia mengapresiasi kekompakan seluruh elemen panitia yang telah bahu-membahu menyukseskan acara perdana ini.

“Saya mewakili seluruh panitia, mendukung penuh visi dan konsep yang digagas oleh Bapak Kepala Desa. Menghadirkan 16 tim di masa depan adalah langkah besar yang patut kita wujudkan bersama,” tegas Suryadi.

Sepanjang acara, penonton dimanjakan dengan pertunjukan drumband yang memukau. Penampilan mayoret dengan gerakan gemulai dan elegan berhasil menyita perhatian, menghadirkan hiburan tersendiri bagi warga Gandrirojo dan sekitarnya. Sorak sorai penonton pun pecah, bahkan aksi saweran semakin menambah semarak suasana.

Puncak acara ditandai dengan prosesi pemberian medali dan trofi Gandrirojo Cup yang berjalan khidmat dan lancar. Keberhasilan turnamen perdana ini menjadi awal yang menjanjikan bagi perkembangan sepak bola di tingkat desa, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga melalui semangat olahraga.

Dengan berakhirnya Gandrirojo Cup 1 2026, publik kini menantikan gebrakan baru di edisi mendatang yang konon akan lebih besar, lebih meriah, dan melibatkan lebih banyak peserta dari seluruh penjuru Rembang. (Zainuri)

Baca Lainya :

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Postigan Populer

spot_img