Minggu, September 27, 2026
Ad

KAKI Jatim Puji Gerak Fauzan Jakfar, Dari Listrik Desa hingga Pelayanan Kesehatan

BANGKALAN — Ketua Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Jawa Timur, Moh Hosen, memberikan apresiasi terhadap kinerja Wakil Bupati Bangkalan, Fauzan Jakfar, yang dinilai aktif mengawal berbagai program pemerintah dan turun langsung memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan di lapangan.

Menurut Moh Hosen, peran Fauzan sebagai wakil kepala daerah terlihat bukan hanya dalam forum pemerintahan, tetapi juga melalui koordinasi, monitoring dan evaluasi terhadap sejumlah program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Yang kami apresiasi, Fauzan tidak hanya duduk di belakang meja. Ada upaya untuk melihat langsung persoalan di lapangan, melakukan koordinasi dan meminta perangkat daerah mencari solusi atas kebutuhan masyarakat,” ujar Moh Hosen.

Salah satu yang menjadi perhatian KAKI Jatim adalah keterlibatan Fauzan dalam program pemenuhan sambungan listrik desa. Fauzan memimpin koordinasi bersama PLN dan organisasi perangkat daerah terkait untuk mengawal pemenuhan akses listrik bagi 976 kepala keluarga yang tersebar di 49 desa pada 12 kecamatan.

Dalam koordinasi tersebut, Fauzan meminta camat dan OPD melakukan pengecekan agar tidak ada keluarga yang terlewat dalam program tersebut. Pemerintah Kabupaten Bangkalan menargetkan masyarakat yang belum menikmati sambungan listrik dapat memperoleh akses dan memiliki KWh meter di rumah masing-masing.

“Program seperti listrik desa ini menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Ketika wakil bupati turun langsung mengkoordinasikan persoalan tersebut, menurut kami itu merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat yang memang harus dikawal,” kata Hosen,” Sabtu (26/09/2026).

Selain persoalan listrik, Fauzan juga aktif melakukan monitoring pelayanan kesehatan. Ia melakukan monitoring dan evaluasi di sejumlah puskesmas untuk melihat langsung pelayanan sekaligus mengetahui kendala dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Menurut Hosen, langkah tersebut menunjukkan bahwa pelayanan publik tidak hanya harus dibahas dalam rapat pemerintahan, tetapi perlu dipastikan implementasinya benar-benar dirasakan masyarakat.

KAKI Jatim juga menyoroti keterlibatan Fauzan dalam pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam forum evaluasi bersama mitra dapur dan SPPG se-Kabupaten Bangkalan, Fauzan menekankan pentingnya kepatuhan terhadap SOP, keamanan pangan, proses pengadaan, pengolahan, penyimpanan hingga distribusi makanan serta kualitas gizi penerima manfaat.

“Program kerakyatan harus dikawal sampai pelaksanaannya. Tidak cukup hanya membuat kebijakan. Harus dilihat bagaimana pelayanan itu diterima masyarakat. Di sini kami melihat ada upaya Fauzan untuk melakukan monitoring dan evaluasi,” ungkap Hosen.

Selain itu, Fauzan juga terlibat dalam evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Menurut Hosen, akurasi data sangat penting agar berbagai program pemerintah dapat diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Moh Hosen menilai sejumlah aktivitas tersebut menjadi bagian dari kontribusi langsung Fauzan dalam mendampingi jalannya pemerintahan Kabupaten Bangkalan.

“Kami melihat ada beberapa hal yang memang dilakukan langsung oleh Wabup Fauzan, terutama dalam koordinasi dan pengawasan program yang menyentuh masyarakat. Ini yang kami apresiasi,” tegasnya.

Meski memberikan apresiasi, Hosen menegaskan KAKI Jatim tetap akan menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap pemerintahan daerah.

“Apresiasi dan kontrol sosial harus berjalan bersama. Kami berharap Wabup Fauzan terus meningkatkan kinerja, memperkuat transparansi dan memastikan setiap program pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Bangkalan,” pungkas Moh Hosen. (Syaif)

Baca Lainya :

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Postigan Populer

spot_img