BANGKALAN – Bergulirnya Berita Acara Nomor :141/19/433.308.15/Panpilkades/III/2023 Pengumuman Hasil Verifikasi dan Klarifikasi Dokumen Alat bukti Administrasi Bakal Calon Kepala Desa Sahruddin Hamin yang dianggap tidak memenuhi persyaratan oleh P2KD Desa Tanagurah Kecamatan Sepuluh Kabupaten Bangkalan mulai terjawab sesuai aturan yang berlaku.
Kini berita acara tersebut mendapat Surat rekomendasi Nomor 400.10.2.2/141/433.031/2023, yang ditandatangani langsung oleh Bupati Bangkalan, PLT Drs Mohni MM, dikirim kepada Camat Sepulu, Abd Hadi berisi tentang rekomendasi Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) Sahruddin Hamin untuk ditetapkan sebagai Calon Kades Tanagurah Timur, Sepulu Bangkalan.
Didalam surat tersebut Drs Mohni MM melalui Camat Sepulu, menyatakan pihak P2KD Tanagurah Timur, untuk menetapkan Bacakades Sahruddin Hamin sebagai Calon Kades Tanagura Timur.
Surat rekomendasi Bupati Bangkalan itu, dikeluarkan pada tanggal 24 Maret 2023, berdasarkan laporan dan rekomendasi Tim Fasilitas Pemilihan Kepala Desa (TFPKD) Kabupaten Bangkalan.
Bahwa setelah dilakukan tim fasilitas oleh TFPKD Bangkalan, mendengarkan argumentasi/alasan serta data dari pelapor dan terlapor, ditemukan bukti bahwa Bacades An Sdr Sahruddin Hamin telah memenuhi persyaratan sebagai bakal calon yang lolos administrasi. Dengan alasan surat keterangan pengganti Ijasah yang di keluarkan oleh sekolah yang di kuatkan dari dinas pendidikan kab. Bangkalan di akui kebenarannya.
Selain itu didalam isi surat rekomendasi Bupati Bangkalan, Drs Mohni MM juga tertulis bahwa Sahruddin Hamin berhak mengikuti tahapan selanjutnya untuk ditetapkan sebagai calon kepala desa,,dan berharap untuk menjadi perhatian serta dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
Menanggapi persoalan di P2KD Tanagurah Kecamatan Sepuluh Kabupaten Bangkalan, Moh Hosen Aktivis Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) menyampaikan bahwa persyaratan Bakal Calon Kepala Desa Sahruddin Hamin sudah sesuai Prosedur Verifikasi dan Administrasi. Sebagaimana ketentuan persyaratan mengikuti Pilkades II 2023, hanya saja dipermasalahkan oleh oknum P2KD yang tidak bertanggung jawab.
Persoalan paling dicurigai oleh P2KD Tanagurah Kecamatan Sepuluh Kabupaten Bangkalan adalah persoalan Ijazah SD, bahwa Surat Laporan Kehilangan Ijazah SD dari Kepolisian Polres Bangkalan dianggap Palsu. Pasalnya dalam kepengurusan Laporan Surat kehilangan Ijazah SD Atasnama Sahruddin Hamin dicegal oleh Incamben kepala desa setempat selama bertahun-tahun sehingga Syahruddin tidak bisa membuat laporan kehilangan Ijazah.

Adapun laporan surat laporan kehilangan tersebut diperuntukkan untuk mengeluarkan Surat keterangan pengganti Ijazah SD dari dinas pendidikan kabupaten Bangkalan yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Drs Bambang Budi Mustika. Tertanggal 29 April 2022 Moh Hosen Aktivis Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) dihubungi oleh salah seorang Saudagar Besi Tua di Kalimantan untuk membantu Sahruddin Hamin dalam membuat Laporan Kehilangan Ijazah SD di Mapolres Bangkalan.
Kami berharap Pihak P2KD Tanagurah maupun camat Kecamatan Sepuluh Kabupaten Bangkalan menerima Keputusan Drs Mohni MM PLT Bupati Bangkalan bahwa atasnama Sahruddin Hamin telah memenuhi persyaratan untuk mengikuti Pilkades serentak Bangkalan Tahap II 2023 bertepatan pada hari Rabu 03 Mei 2023. Karena jika P2KD Tanagurah Kecamatan Sepuluh Kabupaten Bangkalan menolak rekomendasi PLT Bupati Bangkalan tidak menutup kemungkinan akan berbenturan dengan kitab undang-undang hukum acara pidana (KUHAP), Senin (27/03/2023).
Disoal kitidak percayaan P2KD Tanagurah Kecamatan Sepuluh Kabupaten Bangkalan Terkait surat laporan kehilangan Ijazah dari Kepolisian Polres Bangkalan, Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Bangkit Dananjaya, S.I.K., M.A Menyampaikan; Kok beraninya P2KD Tanagurah Kecamatan Sepuluh tidak percaya dengan Kepolisian Polres Bangkalan,” pungkasnya.
Penulis : Redaksi