Jumat, Maret 14, 2025
BerandaNewsKomite Anti Korupsi Indonesia KAKI, Klarivikasi tentang laporan warga desa karpote

Komite Anti Korupsi Indonesia KAKI, Klarivikasi tentang laporan warga desa karpote

Komiteantikorupsiindonesia.com|| – Tim investigasi KAKI Menindak lanjuti hasil laporan dari salah satu warga kepada Lembaga Komite Anti Korupsi Indonesia yang menyampaikan, bahwa proyek jembatan di Desa Karpote kecamatan Blega kabupaten Bangkalan, hingga saat ini masih angktak.

Padahal menurut pelapor, proyek tersebut sudah di SPJ kan sejak tahun 2020 lalu. namun hingga saat ini, pengerjaan proyek tersebut, belum juga dilakukan.

“MM selaku tim investigasi kaki, terjun langsung monitoring kelokasi ternyata benar jembatan masih belum apa-apa alias belum dikerjakan sama sekali dan sesuai dengan laporan warga”

Pada hari Senin tim investigasi kaki juga melakukan mediasi dengan kadis inspektorat untuk menanyakan tentang hal yg sama, namun pihak inspektorat mengatakan belum ada laporan masuk sama sekali dari desa tersebut, bahkan inspektorat menyarankan pada tim investigasi kaki untuk mempertanyakan hal ini langsung ke dinas DPMD.
Selang waktu beberapa menit tim investigasi berada di kantor DPMD , pihak DPMD mengakan hal yg sama, bahwa DMPD memang tidak menerima laporan yg terkait penggunaan DD baik dari desa manapun.

“Lalu kemana larinya anggaran jembatan tersebut dan ada apa dengan SPJ anggaran 2020 didesa karpote?!..”

Untuk membuktikan kebenaran Tim investigasi Lembaga KAKI turun lagi ke lokasi, dan melakukan klarifikasi langsung dengan kepala desa, burhubung kepala desa yg bersangkutan tidak ada tim ditemui oleh bendahara Desa Karpote yang baru terpilih dalam Pilkades kemarin yg akan mau dilantik dalam dekat ini.

“Hasin selaku bendahara desa yg terpilih menjadi kepala desa yg akan datang mengatakan; proyek itu bukan tidak dilanjut tapi anggaran dana sangat minim sekali setelah terpotong covid, yg mengakibatkan jembatan tersebut Sampek sekarang masih belum rampung terselesai selesaikan.”

Demi meredam ramainya warga saya selaku masih jabat sebagai bendahara waktu itu mencari dan menalangi dana dulu untuk membelanjakan bahan dan material dengan jumlah secukup nya dana yg saya talangi itu. Alhamdulillh sebagian bahan material seperti batu, semen , dan besi kolom sudah ada dilokasi jembatan”. Imbuhnya

Dalam hal ini akan terus berkelanjutan , Tim investigasi kaki akan terus menindaklanjuti sampai betul – betul ada kejelasan yg pasti dan Sampek ketemu tentang serapan anggaran tersebut. Pungkasnya

( Tim )

Disklaimer

Dasar Hukum Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik menegaskan sebagaimana dalam Pasal 28 F Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menyebutkan bahwa setiap Orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh Informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, dan menyimpan Informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments