Jumat, Mei 8, 2026
Ad

Abi Munif Tokoh Legendaris Pemersatu Organisasi Memiliki Peran Penting Besar Dalam Dunia Pergerakan

SURABAYA – Abi Munif tokoh legendaris memiliki peran penting besar dalam membentuk dan menyatukan berbagai pergerakan, baik organisasi masyarakat (ormas) maupun media online khususnya di Kota Surabaya Hebat Tumbuh Semakin Kuat yang merupakan ibukota Jawa Timur.

Abi Munif dikenal aktif membangun komunikasi lintas kelompok serta membuka ruang pembentukan berbagai ormas dan media online di Jawa Timur, khususnya Surabaya yang ikhlas tanpa mengharapkan imbalan apapun dari organisasi tersebut.

Namun kenyataannya kebaikan Abi Munif selama melakukan pembimbingan kepihak organisasi tersebut tidak ada ada harganya, bahkan ditinggal karena seakan merasa bisa berdiri sendiri itulah organisasi pecundang yang tidak tahu balas Budi,” kata Hosen KAKI, Jumat (8/05/2026).

Seyogyanya organisasi pergerakan harus mandiri untuk menciptakan karakter yang berkualitas dan berintegritas tidak harus dibimbing terus, karena disini bukan bicara anak TK yang selalu harus dibimbing oleh dewan guru maupun orang tua,” papar Ketua KAKI Jatim.

Abi Munif Orang multitalenta memiliki banyak kemampuan, bakat, atau keahlian dalam berbagai bidang yang berbeda, baik akademik maupun non-akademik. Pribadinya mampu menguasai lebih dari satu pergerakan dan cepat beradaptasi dengan tantangan baru,” tegasnya.

Atas mencuatnya nama Raden Abdul Qadir Jailani, Abi Munif hanya tersenyum dengan beredarnya rilisan yang kurang berkualitas dan hanya menciptakan ketidak harmonisan dalam dunia Pergerakan, itulah organisangsi bukan organisasi,” ungkap Hosen Aktivis KAKI.

Tanggapan Raden Abdul Qadir Jailani ketika di klarifikasi oleh Moh Hosen Ketua KAKI Jatim yang gemar menyoroti dan menyurati berbagai instansi pemerintah. Khususnya yang dinilai melakukan pelanggaran hukum maupun administratif sebagaimana penyelenggara negara.

“Tidak masalah Nak! Toh saya telah banyak berbuat baik kepada berbagai organisasi dan saya tidak pernah merugikan mereka, kan tidak mungkin organisasi yang saya bimbing harus di gendong terus, jadi harus mandiri supaya punya kepribadian yang sejati,” tutur Abi Munif.

Hal saling menjatuhkan dalam organisasi itu sudah biasa dan tidak perlu dibahas karena hanya membuat ruang lingkupnya sempit. Karena dalam keluarga tidak dipungkiri pasti terjadi perselisihan, namun bagaimanapun ini urusan bapak dan anak!, tegasnya.

Doa saya selalu yang terbaik untuk organisasi LSM maupun media online, semoga selalu sehat menyehatkan. Mereka harus tetap bersatu padu dalam menyampaikan aspirasi masyarakat, supaya tidak mudah mendapatkan intimidasi dari oknum tidak bertanggung jawab,” pungkas Aby. (Rofi’i)

Baca Lainya :

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Postigan Populer

spot_img